Hubungan telepon sore ini terputus begitu saja oleh nada tutt tuutt tuutt
Semua ini mungkin aku yang membuatnyaAku tak mengerti, harus bagaimana aku bersikap
Aku lelah, Aku tak mengerti, mau sampai kapan acara "mengetes tiba-tiba" itu kamu lakukan
Aku ga ngerti, kenapa sering banget ngelakuin hal itu
Entah karena kamu ga percaya atau cuma bercanda
Yang pasti bagiku , itu bukan bahan bercandaan yang lucu
Kamu tau ? aku berfikir aku sudah dewasa
Itulah kenapa, aku menanggapi tes tiba-tiba itu dengan santai
Aku ga mau ngambil kesimpulan yang ga aku ngerti benar titik masalahnya
Aku tak mau membuat hubungan ini menjadi buruk
Semua ini mungkin aku yang membuatnyaAku tak mengerti, harus bagaimana aku bersikap
Aku lelah, Aku tak mengerti, mau sampai kapan acara "mengetes tiba-tiba" itu kamu lakukan
Aku ga ngerti, kenapa sering banget ngelakuin hal itu
Entah karena kamu ga percaya atau cuma bercanda
Yang pasti bagiku , itu bukan bahan bercandaan yang lucu
Kamu tau ? aku berfikir aku sudah dewasa
Itulah kenapa, aku menanggapi tes tiba-tiba itu dengan santai
Aku ga mau ngambil kesimpulan yang ga aku ngerti benar titik masalahnya
Aku tak mau membuat hubungan ini menjadi buruk
Aku juga ga mau memperburuk hubungan jarak jauh ini dengan curiga
Aku cuma ingin menjaga hubungan ini
Aku ingin hubungan ini baik-baik saja
Tapi sekali lagi, aku ga mengerti kenapa kamu sering sekali melakukan hal itu
Apa tak cukup semua itu untuk meyakinkan aku cinta kamu ?
Apa tak meyakinkan hatimu ?
Atau memang kamu menginginkan seperti semua yang kamu tes-kan kepada ku ?
Kamu tau ? Aku mencintaimu, tulus,
tapi bukan berarti aku harus mencemburui semua kehidupan kamu
Tak marah bukan berarti tak cemburu
aku ga merajuk bukan berarti hatiku baik-baik saja
Aku sedang belajar dewasa, belajar mengerti kemauan orang lain
kemauan kamu, karena aku pikir, aku lebih suka melihatmu bahagia dibandingkan membiarkanmu curiga kepadaku
Tapi, aku tak mengerti, kenapa kamu terus dan terus melakukan itu?
Terkadang, serangkaian tes-mu yang sama sekali ga aku pahami maksudnya
Membuatku bertanya, kalau memang tak yakin kenapa kau meneruskan hubungan ini ?
Kalau kau tak mempercayaiku, apa gunanya hubungan ini ?
Sekali lagi aku tegaskan, aku memang bawel
tapi terkadang aku meyimpan satu rasa
menutupnya erat-erat, memendam rasa itu sebisa mungkin
agar kamu tak mengetahuinya
Karena justru perasaan yang terungkapkan seolah biasa saja, sebenernya mengandung makna yang luar biasa
Artinya, disaat aku bersikap biasa saja, saat itu pula aku merasakan kecewa yang dalam yang ga mungkin diungkapkan ...
Justru disaat aku meresponmu dengan marah, dengan emosi
Saat itulah aku tak sebenar-benarnya marah kepadamu
Aku tak sebenar-benarnya merajuk
mungkin aku hanya ingin mendapat perhatian lebih darimu
karena aku, mengungkapkan yang sebenernya tak perlu diungkapkan,
dan menyimpan sesuatu yang mungkin harusnya diungkapkan tetapi akan memperburuk keadaan
dan menyimpan sesuatu yang mungkin harusnya diungkapkan tetapi akan memperburuk keadaan
Satu hal, aku sayang kamu dan aku tak mau menyiksamu dalam curiga
Aku tak mau memperburuk hubungan jarak jauh ini
Aku berfikir kamu juga udah cukup dewasa untuk menyikapi hubungan ini dengan dewasa
Disaat aku bilang, aku sayang kamu
saat itu pula hatiku mengatakan jangan pernah tinggalkan aku dengan alasan apapun
Saat aku marah kepadamu, saat itu aku hanya ingin perhatian lebih darimu
Saat aku diam, mungkin disaat itu aku sedang tak mengerti sama sekali apa yang harus lakukan untuk membuat hubungan ini terus baik-baik saja ...
Maafkan aku, kalau menurutmu aku tak benar-benar sayang kepadamu
Tapi aku tak seperti itu, aku benar sayang kepadamu, tanpa harus diungkapkan dalam bahasa yang berlebihan...
No comments:
Post a Comment