mau duit dari internet ??? KLIK

Thursday, 6 March 2014

Aku, Kamu, Dulu, Sekarang dan Rencana Tuhan apalagi kelak ?

Entah berapa kali kamu dalam sehari muncul di otakku, rasanya, hampir setiap saat kamu dengan seenaknya sendiri melintas di otak. Bisa ngga kalo mau muncul di otak itu kamu izin dulu gitu? bikin surat izin kek, apa proposal kek, jangan ujug-ujug *eh bahasa mana nih? hahaha, Tapi kok kamu yang disalahin ya ? Lah terus siapa dong yang seharusnya disalahin? otaknya ?? atau malah aku ?? yaaah aku lagi *langsung lemes. hihi
Kamu, sosok yang aku kenal ketika aku sama sekali tak pernah berfikiran akan bertemu denganmu, karena memang aku tak pernah sekalipun sebelumnya menemuimu, Namun pertemuan malam itu, membuat ku sadar, semua rencana allah itu pasti baik untuk hamba-Nya. Pertemuan singkat itu, masih jelas terbayang di otakku, entah karena apa, padahal tak butuh waktu sampai seminggu, sebulan, bahkan setahun untuk menjadikan kita menjadi dekat dan terus dekat. Sampai akhirnya, hari perpisahan itupun terjadi, ya perpisahan! sebuah kata yang memang untuk sebagian orang, termasuk aku menolak dan membencinya apalagi itu tentangmu.
kamu sadar ga sih ? pertemuan itu begitu unik, bahkan menurutku cenderung gila! Tapi, aku menyukainya, aku bahkan menjadikannya salah satu moment terindah dalam hidupku, dan kamu punya tempat di hatiku, tempat yang mungkin, cuma bisa ditempati olehmu. Ya, nggak aku pungkiri, meskipun pertemuan itu terasa hanya sekedipan mata, pertemuan itu akan selalu menjadi salah satu topik terasyik dan terindah untuk dikenang dan diceritakan kepada orang yang layak untuk mengetahuinya *gajeeeee bangeeet. hahaha
Meskipun, pada satu waktu aku harus kehilangan kamu, tapi aku mencoba bangkit, meski sulit, meski pahit, mencoba menganggap semuanya baik-baik saja, karena tentangmu, selalu aku pasrahkan sama allah, karena allah adalah the best planner in the world! dan aku yakin, akan ada rencana indah lagi, lebih unik dan gila lagi, yang allah ciptakan buatku, buat kita, Iya kita, aku dan kamu, bukan aku senidiri. aku percaya itu. karena aku memegang prinsip, ketika kamu punya mimpi dan kamu meyakini mimpi itu akan terwujud, suatu saat nanti mimpi itu pasti akan diwujudkan sama allah, entah kapan mimpi itu terwujud, tapi yang pasti, semua itu bakal terwujud, bahkan disaat kita sudah lupa, kalau dulu kita sempat bermimpi dan meyakini akan satu hal itu.
Dan akhirnya, kini aku dan kamu menjadi kita [lagi], setelah beberapa tahun yang lalu, "kita" seolah memburuk. Ya aku bahagia, bahagia dan ga percaya, bisa-bisanya rencana allah itu seunik dan se-emejing ini *nyahahahaa, emejing itu nyontek kata-kata dia, yang mungkin sedikit lebay, tapi memang lebay sih. haha maklum jiwa mudanya masih berkobar-kobar, hihi emangnya api :)
dan satu hal yang ga habis aku pikir, dan menjadi satu pertanyaan besar yang entah kapan akan terjawab itu "kamu begitu mengingat dengan detail, setiap moment yang pernah kita lalui beberapa waktu pada tahun itu, padahal moment tersebut ga terjadi lebih dari seminggu, padahal itu terjadi kurang lebih empat tahun yang lalu, what a special momment,isn't it ? " Mungkin, cuma kamu yang tau jawabannya, mungkin memang spesial, karena pertama kalinya dalam hidup kamu, ketemu dengan ku yang cerewetnya melebihi emak-emak di pasar yang lagi nawar benda yang ditaksir, padahal itu pertemuan pertama, yang sama sekali ga pernah terfikirkan di otakmu,  hahaha seperti itukah ?
Sekarang, aku tengah menanti, menanti mu datang menemuiku, menanti rencana allah yang tak bisa ditebak sama sekali, menanti satu pesan singkat darimu yang isinya "Aku di depan pintu gerbang kostmu, maukah kamu keluar untuk membukakan pintu itu dan menemuiku segera ?", menanti saat dimana aku merasa sangat kecil di sampingmu karena kamu yang tumbuh terlalu cepat, menantimu mendengarkan dengan serius ocehanku yang seakan tak akan pernah ada habisnya,  menanti sebuah harapan yang pasti allah sendiri sudah mengetahuinya tanpa harus aku ungkapkan.
Aku menantimu, aa... :)
Aku menantimu, rencana tuhan yang unik :)

*sedikit tentangmu, dan sedikit tidak enak dipandang mata karena terlalu narsis gitu. :D
Tapi, semua tentangmu memang tak bisa dianggap biasa saja :D

No comments:

Post a Comment