Aku menggerutu dalam hati
Bisa-bisanya PLN memadamkan listrik
Padahal posisi ku lagi pewe dikamar, didepan notebook
Berniat berkicau di blog, yang sudah beberapa hari tak ku tengok
Ternyata sedikit berdebu, butuh sentuhan kata untuk menghilangkan debu
Rasanya kasur satu-satunya solusi jitu
Meredam emosi yang ada
Tiba-tiba hape-ku bergetar, Satu pesan singkat ku terima
Satu nama tertera disana "Tiara"
Ada apa ya ??
Entah kenapa, aku merasa jantungku berdegup lebih cepat
Tak seperti biasanya, dan memang aneh!
Kenapa pula aku bisa begitu merasa cemas saat aku membuka pesan singkat tersebut
Dan jawabannya ada di dalam pesan singkat itu
Benar-benar terjawab dengan jelas
Ternyata perasaan kadang tidak bisa dianggap remeh
Aku hampir berteriak sekeras-kerasnya
Aku shock, aku terpukul
Dan tanpa disadari air mata ini menetes
Hampir tak percaya akan isi pesan itu
Tapi, mana mungkin berita seperti itu dijadikan buat bahan bercanda ??
Memang, salah satu rahasia Allah itu KEMATIAN
Ya! pesan singkat tadi mengabarkan bahwa bapak salah satu teman kami telah meninggal
Teman selama hampir tiga tahun sejak kita kuliah di IKM UNNES
Bahkan, lebih dari sekedar teman!
Dia itu teman, sahabat, kakak buat kita semua
Disaat dia lagi baik, dialah sahabat kita, teman kita
Disaat dia marah, dia adalah cowok paling bawel di kelas
Ya kami tau, bawel-nya dia itu kebaikan buat kami
Dia selalu jadi penengah ketika kita semua ribut dan bertahan dengan argumen masing-masing
Dia selalu paling berkepala dingin disaat kepala kita semua sudah hampir mendidih karena emosi
Ah, dan kita tidak terlalu peduli dengan kehidupan dia
Kita memang jahat!
Abaaaaang .... yang tabaaaahh yaaa ?
Mungkin cuma itu yang bisa aku lakukan
Dan hanya doa yang bisa aku panjatkan
Semoga almarhum bapak diterima di tempat yang layak
Diampuni segala kesalahan beliau
Dan amal ibadahnya diterima di sisi Allah
Abang dan keluarga diberi ketabahan dan kesabaran lebih
Untuk lebih kuat dalam menghadapi kehidupan setelah ini..
Memang, setiap yang bernyawa akan merasakan mati
Dan kematian itu akan datang, kapan pun waktunya
Kematian datang di waktu yang tepat
Iya, tepat menurut Allah SWT...
Dan manusia hanya bisa berusaha dan berdoa
Agar disaat kematian itu datang
Kita dalam kondisi baik, dalam kondisi khusnul khotimah
Dan nantinya kita di tempatkan layak oleh Allah
Kematian merupakan rahasia allah yang benar-benar mengejutkan
Mengajarkan kita untuk selalu waspada
Karena kematian itu akan datang dimana pun, kapan pun dan dalam kondisi apapun
Dan saat kematian itu datang, kita tidak bisa memajukan atau bahkan mengundurkan
Aku teringat akan suatu waktu, dimana saat mamih tersayang
Terbaring tak berdaya di sebuah rumah sakit swasta di kota ku
Saat itu suhu tubuhnya tinggi, 39 derajat celcius
Beliau menyeracau tak jelas, beberapa kalimat ku dengar
Kalau beliau tak mau ditinggal sendirian
Padahal saat itu, aku, bapak, mba dan mas ku berada disekitar tempat tidurnya
Fikiranku udah ga tentu, berharap tak ada kejadian buruk lagi
Aku masih belum bisa membayangkan, apa jadinya aku jika saat itu allah mencabut nyawa mamih
Aku tak mau, aku masih membutuhkan beliau
Dan doa-ku pun didengar, meskipun menurut allah memang belum saatnya mamih pergi
Aku bersyukur ketika dengan perlahan tapi pasti
Suhu tubuh mamih mulai turun mendekati normal
Dan kesadaran mamih sedikit demi sedikit pulih
Ketika itu, hanya kata syukur yang mampu keluar dari mulut kami semua
Bersyukur karena orang yang sangat kami sayangi masih bisa hidup bersama kami
Kematian, kata orang jawa : Mati iku tekane ngaget-ngageti, tanpa pamit tanpa permisi :(
mau duit dari internet ??? KLIK
Friday, 21 March 2014
Saturday, 15 March 2014
KITA BISA!
Apa "SARJANA" yang membuat kita tak bersama ???
Apa karena "BERBEDA" ???
Lalu rasa nyaman dan yakin ini tak bisa menjadi satu selamanya ?
Lalu, aku tak berhak menjadi masa depanmu ?
Apa yang harus kita lakukan ?
> Aku berhenti mengejar gelar ini
> Kamu mengejar gelarku
> Aku berhenti mencintaimu agar kamu tak terluka
Meskipun aku tak bisa berhenti mencintaimu
Perjuangkan aku
Kalau kamu benar-benar sayang padaku
Entah bagaimanapun caranya, BERJUANGLAH!!!
KAMU PASTI BISA SAYANG!!!
Aku Mencintaimu :)
Apa karena "BERBEDA" ???
Lalu rasa nyaman dan yakin ini tak bisa menjadi satu selamanya ?
Lalu, aku tak berhak menjadi masa depanmu ?
Apa yang harus kita lakukan ?
> Aku berhenti mengejar gelar ini
> Kamu mengejar gelarku
> Aku berhenti mencintaimu agar kamu tak terluka
Meskipun aku tak bisa berhenti mencintaimu
Perjuangkan aku
Kalau kamu benar-benar sayang padaku
Entah bagaimanapun caranya, BERJUANGLAH!!!
KAMU PASTI BISA SAYANG!!!
Aku Mencintaimu :)
Layakkah Aku Diperjuangkan, Sayang ?
Mata ini masih panas
Bahkan rasanya berat sekali untuk membuka mata lama-lama
Untung saja, sembab di mata-ku cepat hilang
Tapi, keceriaan wajahku tak begitu saja berubah
Meskipun berkali-kali aku mencoba tertawa dan tersenyum seperti biasanya
Aku ingat, pagi tadi aku terbangun dengan keadaan yang tak karuan
Karena hape-ku bergetar, ada panggilan masuk
Aku terduduk, menyambar hape
Setengah sadar aku menjawab panggilan itu
Ah, rasanya sangat malas untuk beranjak dari tempat tidur
Mata terasa berat untuk membuka
Cermin yang tergeletak di meja, aku sambar begitu saja
Terpana sejenak, wajahku begitu berantakan
Semalam, aku tertidur tanpa sadar
Iya, tanpa sadar dan tak berniat untuk tidur
Waktu itu, mungkin pukul tiga pagi
Aku masih belum bisa memejamkan mata
sedangkan air mata masih mengalir dengan derasnya
Aku lelah, aku ingin mata ini terpejam
Tapi, tak bisa aku melakukkannya
Fikiranku masih melayang, pada beberapa waktu lalu
Ya, beberapa jam sebelum sekarang
Sempat ada obrolan serius, antara aku dengannya
Tentang Masa Depan, Masa yang belum kita ketahui sama sekali
Masa yang membuat kita terkejut dengan apa yang akan kita dapatkan nanti
Ya, memang! siapa yang tahu masa depan ?
Peramal pun hanya bisa meramal
Bukan memberikan kepastian tentang masa depan
Apalagi kita, kita manusia biasa
Hanya tuhan yang mengerti
Akan tetapi bukan berarti kita harus berhenti bermimpi
Bukan berarti kita harus takut dengan asa dan cinta
Kita memang tidak mengerti
Akan akhir dari hubungan ini
Tapi, teruslah berharap dan bermimpi
Tentang akhir bahagia dari hubungan ini
Perjuangkan aku sayang, teruslah bertahan
Jadilah yang terbaik, jadikan mereka percaya
Percaya kalau kamu bisa menjaga dan membahagiakanku
Percaya kalau aku akan baik-baik saja jika hidup bersamamu
Akhir bahagia itu, bukanlah benar-benar akhir kisah kita
Karena sebuah akhir, merupakan awal untuk hal yang baru
Hal baru yang selalu kita tunggu
Dimana aku dan kamu
Dalam satu waktu, satu tempat, satu hubungan
Yang tidak ada lagi alasan untuk menjadikan penghalang bersatunya cinta kita
Kamu tau sayang, sesuatu yang kita yakini dengan sepenuh hati
Suatu saat pasti akan terbukti
Akan menjadi nyata, Aku yakin itu
Dan aku yakin, kamu masa depanku
Masa dimana aku dan kamu menjadi satu
Hanya terpisah oleh waktu
Waktu dimana aku atau kamu
Sudah tidak lagi menjadikan oksigen sebagai kebutuhan
Perjuangkan aku sayang, bertahanlah!
Kamu harus bisa meyakinkan mereka
Dan aku yakin kamu PASTI bisa sayang
Ketika tekadmu lebih kuat dari baja
Mereka pasti akan meleleh layaknya ice-cream terkena sinar matahari
Dan saat itulah, kita akan tersenyum bersama
Tersenyum untuk sebuah usaha yang tidak pernah sia-sia
*baca ini sambil dengerin lagu :
Jikustik - Puisi
Dygta - Pecundang Sejati
Atau lagu lain yang sesuai dengan itu :')
Bahkan rasanya berat sekali untuk membuka mata lama-lama
Untung saja, sembab di mata-ku cepat hilang
Tapi, keceriaan wajahku tak begitu saja berubah
Meskipun berkali-kali aku mencoba tertawa dan tersenyum seperti biasanya
Aku ingat, pagi tadi aku terbangun dengan keadaan yang tak karuan
Karena hape-ku bergetar, ada panggilan masuk
Aku terduduk, menyambar hape
Setengah sadar aku menjawab panggilan itu
Ah, rasanya sangat malas untuk beranjak dari tempat tidur
Mata terasa berat untuk membuka
Cermin yang tergeletak di meja, aku sambar begitu saja
Terpana sejenak, wajahku begitu berantakan
Semalam, aku tertidur tanpa sadar
Iya, tanpa sadar dan tak berniat untuk tidur
Waktu itu, mungkin pukul tiga pagi
Aku masih belum bisa memejamkan mata
sedangkan air mata masih mengalir dengan derasnya
Aku lelah, aku ingin mata ini terpejam
Tapi, tak bisa aku melakukkannya
Fikiranku masih melayang, pada beberapa waktu lalu
Ya, beberapa jam sebelum sekarang
Sempat ada obrolan serius, antara aku dengannya
Tentang Masa Depan, Masa yang belum kita ketahui sama sekali
Masa yang membuat kita terkejut dengan apa yang akan kita dapatkan nanti
Ya, memang! siapa yang tahu masa depan ?
Peramal pun hanya bisa meramal
Bukan memberikan kepastian tentang masa depan
Apalagi kita, kita manusia biasa
Hanya tuhan yang mengerti
Akan tetapi bukan berarti kita harus berhenti bermimpi
Bukan berarti kita harus takut dengan asa dan cinta
Kita memang tidak mengerti
Akan akhir dari hubungan ini
Tapi, teruslah berharap dan bermimpi
Tentang akhir bahagia dari hubungan ini
Perjuangkan aku sayang, teruslah bertahan
Jadilah yang terbaik, jadikan mereka percaya
Percaya kalau kamu bisa menjaga dan membahagiakanku
Percaya kalau aku akan baik-baik saja jika hidup bersamamu
Akhir bahagia itu, bukanlah benar-benar akhir kisah kita
Karena sebuah akhir, merupakan awal untuk hal yang baru
Hal baru yang selalu kita tunggu
Dimana aku dan kamu
Dalam satu waktu, satu tempat, satu hubungan
Yang tidak ada lagi alasan untuk menjadikan penghalang bersatunya cinta kita
Kamu tau sayang, sesuatu yang kita yakini dengan sepenuh hati
Suatu saat pasti akan terbukti
Akan menjadi nyata, Aku yakin itu
Dan aku yakin, kamu masa depanku
Masa dimana aku dan kamu menjadi satu
Hanya terpisah oleh waktu
Waktu dimana aku atau kamu
Sudah tidak lagi menjadikan oksigen sebagai kebutuhan
Perjuangkan aku sayang, bertahanlah!
Kamu harus bisa meyakinkan mereka
Dan aku yakin kamu PASTI bisa sayang
Ketika tekadmu lebih kuat dari baja
Mereka pasti akan meleleh layaknya ice-cream terkena sinar matahari
Dan saat itulah, kita akan tersenyum bersama
Tersenyum untuk sebuah usaha yang tidak pernah sia-sia
*baca ini sambil dengerin lagu :
Jikustik - Puisi
Dygta - Pecundang Sejati
Atau lagu lain yang sesuai dengan itu :')
Thursday, 13 March 2014
LDR, Provider Bangke, Emosi, Tawa dan Sebuah Akhir Bahagia
Ku lirik jam di hape-ku, menunjukkan hampir pukul sepuluh malam.
Tapi sesuatu yang aku tunggu, tak kunjung muncul!
Ya aku sedang menunggu
Menunggu sebuah panggilan
Atau hanya sekedar pesan singkat darinya
Dari dia yang jauh disana
Yang selalu membuatku bersemangat ...
Aku masih berfikir kalau semuanya baik-baik saja.
Aku masih menunggu, dan bego-nya
Kenapa aku tak memulai untuk mengakhiri kegiatan menunggu-ku itu ???
Dalam otakku, biasanya dia belum selesai dengan urusannya kalau jam segitu
22:17
drrrtttt.....drrrttt...
Satu pesan singkat aku terima, isinya :
Nomor ini menghubungi anda pada pukul 21:00
Aku langsung menulis pesan untuknya, masih dengan nada bercanda
Meskipun mulai sedikit muncul kecurigaan
Tapi aku masih mencoba berfikiran positif
Mungkin dia masih menikmati "me-time"-nya dia
Aku kembali menunggu, menunggu balasan pesan singkatku
Harusnya lima menit kemudian pasti ada balasan pesanku
karena baru saja status pesanku terkirim
lima menit ...
sepuluh menit ...
tiga puluh menit ...
lima puluh menit ...
Tak kunjung ada balasan yang ku terima
Aku hampir menyerah, memutuskan untuk berfikir
"Ah mungkin dia masih ingin menikmati "me-time"-nya lebih lama"
Setengah sadar, aku melihat jam hape-ku menunjukkan pukul 23:30
Ah.. mungkin lebih baik tidur
Hampir saja aku terlelap, ketika tiba-tiba
drrrtt...drrrrtt
drrrttt...drrrrttt
drrrrttt...drrrrrtttt
aku menggapai hape-ku sekenanya
aku panik, kenapa tiba-tiba begitu banyak pesan singkat masuk
Sebagian besar pesan yang masuk
aku melihat nomor ponsel dengan nama "Aa" yang paling dominan
Aku langsung lemas, serasa tak punya tulang lagi
Gimana enggak, sebagian besar pesan itu berisi
"Nomor ini menghubungi anda pada pukul ... "
Entah sampai berapa puluh kali pesan serupa aku terima
Sisanya berisi pesan singkat dari dia
10:36
"Kamu kok susah banget sihh dihubunginnya ?!!! "
Singkat, tapi dihiasi tanda seru sampai tiga, itu artinya dia emosi
Aku ? panik -_-
10:39
"Sms ga terkirim, telfon juga ga nyambung. Kamu kemana sihh ??!"
Lagi, nada pesannya semakin jelas kalau dia ? kesel!
Aku ?? merasa bersalah :O
10:40
"Kalo mau apa-apa ngomong toh, Paling gedek kalo ga aktif "
Tanpa tanda tanya, tanda seru pun tidak. Tapi aku tau, ini puncaknya dia emosi
Aku ??? Bingung harus ngapain, sampai mata yang tadi udah berat banget
Jadi melek, kantuk-ku hilang, berubah jadi berat karena aku merasa bersalah
Antara emosi sama provider, kasian sama dia, khawatir, bingung, panik
Hampir membuatku shock sejenak, BLANK!!!
Belum selesai aku membalas pesannya
Panggilan masuk aku terima
Suaranya berat, kedengeran banget dia lagi nahan emosi
Me : Halloo.. Assalamualaikum
Aa : Wa'alaikum salam, kamu kemana aja ??
Aku langsung ditusuk dengan pertanyaan seperti itu
Me : Aku ga kemana-mana yang dari tadi, aku di kamar, nungguin kamu bales pesanku, nungguin panggilan dari kamu .... (Aku mati-matian menahan suara-ku, aku takut tak terkontrol, aku hampir menangis saat itu, karena tak pernah sebelumnya dia semarah ini ke aku )
Aa : Lah terus kenapa ga nyoba ngehubungin aa duluan ? (Nadanya agak emosi, tapi terdengar sedikit ditahan)
Me : Iya aku minta maaf, aku fikir, aa masih asik dengan temen-temen. Iya aku bego, padahal sih udah curiga tadi, aku minta maaf aa... sumpah! Aku ga kemana-mana, aku ga ngapa-ngapain, nomorku sedari tadi aktif, dan aku ga matiin hape. (aku nyerocos panjang, udah berasa gerbong kereta aja, aku benar-benar merasa bersalah)
Perdebatan kecil terjadi, aku terus meminta maaf
Maafku yang seolah tak mau berakhir itu bukan berarti aku tak dimaafkan olehnya
Tapi rasa bersalahku karena udah membuat dia segitu emosi-nya lah yang membuatku tanpa sadar terus mengucapkan kata maaf itu
Perlahan-lahan suaranya mulai melunak
Nada bicaranya mulai terdengar lembut seperti biasanya
Mulai sedikit mengajakku bercanda
Ah, sedikit lega. Meskipun masih merasa bersalah banget
Segitu sabarnya dia... Meskipun aku tau
Dia pasti bener-bener emosi tadi
Kalaupun aku jadi dia
Mungkin aku juga bakal meluapkan emosi-ku
Entah meluap jadi sebuah amukan
Atau meluap menjadi sebuah tangisan ....
SUMPPPPAAAHHH!!!! Aku ga ngerti kenapa akhir-akhir ini X* sering banget error
Padahal, tahun sebelumnya , ga pernah tuh pesan singkat sampe ga masuk gara-gara ke pending
Ga pernah tuh nomor aktif dibilang sama operator katanya ga aktif!
Rasanya pengen bakar tuh provider!
Bangke banget pokoknya!!
Kalau aku dan dia dekat
Mungkin ini bukan suatu masalah
Masalahnya, hubungan ini aja udah jauh
Hubungan yang ku jalani itu jarak jauh
Bahasa kerennya , Long Distance Relationship (LDR)
Aku berada di pusat kota provinsi
Dia nun jauh disana, disebuah kota dekat dengan perbatasan provinsi lain
Kunci hubungan jarak jauh itu kepercayaan sama komunikasi yang lancar!
Wajar banget lah kalo si aa sampe begitu emosi-nya
Aku juga memaklumi hal itu
LDR itu bukan hal gampang
Kalau provider yang kita pakai sering error macam sekarang
ya alamat, yang ada pasti cuma perdebatan dan saling menyalahkan
Kalau keduanya sama-sama maunya bener
Keras kepala, ga mau saling ngerti, ga mau percaya
Ya selamat, LDR itu bakalan sekian dan terimakasih
LDR juga bukan hal yang susah
Kalau diantara keduanya punya komitmen buat saling percaya
Komunikasi lancar, baik melalui pesan singkat ataupun telepon
Saling mengerti, saling memahami kesibukan masing-masing
Nggak posesif, nggak ngekang dia yang jauh disana, saling setia
Plus memberikan "Me-time" tepat pada porsinya
LDR itu bakalan baik-baik aja kok
LDR bakalan bahagia kok
Justru itulah tantangannya, mempercayai dia yang ga setiap hari kita tau semua aktifitas dia dengan mata
Prinsipnya : Kalau sayang mah pasti ga bakal pernah lah buat berfikiran mau macem-macem saat dipisah oleh jarak, karena ga berguna juga cemburu berlebihan, yang ada dia yang jauh disana semakin bosan dan ingin segera lepas dari hubungan LDR itu...
Aku sempat berpesan : Aa, suatu saat, kalau nomorku error lagi, pesan singkatmu tak terkirim, panggilanmu tak diteruskan ke nomorku, Jangan buru-buru punya fikiran negatif ya ? Karena emosi itu cuma bikin orang cepet capek, sakit ati sendiri juga. Percaya aku disini ga bakal macem-macem, aku ga nakal karena aku juga percaya aa disana ga bakal macem-macem, Okay sayang ?
Perdebatan bersamanya malam ini berakhir tawa
Seperti perdebatan - perdebatan sebelumnya
Hampir setiap ada sedikit masalah, kita berdebat
namun akhirnya, rasa sayanglah yang menang!
Iya, kita mengalahkan ego kita masing-masing!
Ya, kita memang atlet yang kuat untuk mengalahkan ego!
Kita menyadari tak ada gunanya untuk membesarkan masalah
Bertanding dengan jarak, bertahan dengan harapan!
Berlomba dengan ego, agar terus berpositive thinking :D
Dan akhirnya nanti, kita akan mendapatkan medali
Medali yang tak ternilai harga-nya, yaitu hidup bersama dan bahagia tanpa terpisah jarak lagi
Aku suka berdebat dengannya, beradu argumen dengannya
saling meledek, bahkan cenderung mengolok-olok satu sama lain
Tapi semua itu membuatku semakin kagum
Dia bersikap dewasa untuk semua tingkah laku-ku yang cenderung childish
Dia selalu bisa merubah emosi-ku menjadi tawa
Dia selalu bisa menenangkanku saat emosi menguasai jiwa
*Ah, semua tentangmu itu memang istimewa :*
Terimakasih mau mengerti keadaanku
Suatu saat, Long Distance Relationship kita ini bakalan jadi Long Lasting Relationship, PASTI! :D
Tapi sesuatu yang aku tunggu, tak kunjung muncul!
Ya aku sedang menunggu
Menunggu sebuah panggilan
Atau hanya sekedar pesan singkat darinya
Dari dia yang jauh disana
Yang selalu membuatku bersemangat ...
Sumber Gambar dari Mbah Gugel :D
Aku masih berfikir kalau semuanya baik-baik saja.
Aku masih menunggu, dan bego-nya
Kenapa aku tak memulai untuk mengakhiri kegiatan menunggu-ku itu ???
Dalam otakku, biasanya dia belum selesai dengan urusannya kalau jam segitu
22:17
drrrtttt.....drrrttt...
Satu pesan singkat aku terima, isinya :
Nomor ini menghubungi anda pada pukul 21:00
Aku langsung menulis pesan untuknya, masih dengan nada bercanda
Meskipun mulai sedikit muncul kecurigaan
Tapi aku masih mencoba berfikiran positif
Mungkin dia masih menikmati "me-time"-nya dia
Aku kembali menunggu, menunggu balasan pesan singkatku
Harusnya lima menit kemudian pasti ada balasan pesanku
karena baru saja status pesanku terkirim
lima menit ...
sepuluh menit ...
tiga puluh menit ...
lima puluh menit ...
Tak kunjung ada balasan yang ku terima
Aku hampir menyerah, memutuskan untuk berfikir
"Ah mungkin dia masih ingin menikmati "me-time"-nya lebih lama"
Setengah sadar, aku melihat jam hape-ku menunjukkan pukul 23:30
Ah.. mungkin lebih baik tidur
Hampir saja aku terlelap, ketika tiba-tiba
drrrtt...drrrrtt
drrrttt...drrrrttt
drrrrttt...drrrrrtttt
aku menggapai hape-ku sekenanya
aku panik, kenapa tiba-tiba begitu banyak pesan singkat masuk
Sebagian besar pesan yang masuk
aku melihat nomor ponsel dengan nama "Aa" yang paling dominan
Aku langsung lemas, serasa tak punya tulang lagi
Gimana enggak, sebagian besar pesan itu berisi
"Nomor ini menghubungi anda pada pukul ... "
Entah sampai berapa puluh kali pesan serupa aku terima
Sisanya berisi pesan singkat dari dia
10:36
"Kamu kok susah banget sihh dihubunginnya ?!!! "
Singkat, tapi dihiasi tanda seru sampai tiga, itu artinya dia emosi
Aku ? panik -_-
10:39
"Sms ga terkirim, telfon juga ga nyambung. Kamu kemana sihh ??!"
Lagi, nada pesannya semakin jelas kalau dia ? kesel!
Aku ?? merasa bersalah :O
10:40
"Kalo mau apa-apa ngomong toh, Paling gedek kalo ga aktif "
Tanpa tanda tanya, tanda seru pun tidak. Tapi aku tau, ini puncaknya dia emosi
Aku ??? Bingung harus ngapain, sampai mata yang tadi udah berat banget
Jadi melek, kantuk-ku hilang, berubah jadi berat karena aku merasa bersalah
Antara emosi sama provider, kasian sama dia, khawatir, bingung, panik
Hampir membuatku shock sejenak, BLANK!!!
Belum selesai aku membalas pesannya
Panggilan masuk aku terima
Suaranya berat, kedengeran banget dia lagi nahan emosi
Me : Halloo.. Assalamualaikum
Aa : Wa'alaikum salam, kamu kemana aja ??
Aku langsung ditusuk dengan pertanyaan seperti itu
Me : Aku ga kemana-mana yang dari tadi, aku di kamar, nungguin kamu bales pesanku, nungguin panggilan dari kamu .... (Aku mati-matian menahan suara-ku, aku takut tak terkontrol, aku hampir menangis saat itu, karena tak pernah sebelumnya dia semarah ini ke aku )
Aa : Lah terus kenapa ga nyoba ngehubungin aa duluan ? (Nadanya agak emosi, tapi terdengar sedikit ditahan)
Me : Iya aku minta maaf, aku fikir, aa masih asik dengan temen-temen. Iya aku bego, padahal sih udah curiga tadi, aku minta maaf aa... sumpah! Aku ga kemana-mana, aku ga ngapa-ngapain, nomorku sedari tadi aktif, dan aku ga matiin hape. (aku nyerocos panjang, udah berasa gerbong kereta aja, aku benar-benar merasa bersalah)
Perdebatan kecil terjadi, aku terus meminta maaf
Maafku yang seolah tak mau berakhir itu bukan berarti aku tak dimaafkan olehnya
Tapi rasa bersalahku karena udah membuat dia segitu emosi-nya lah yang membuatku tanpa sadar terus mengucapkan kata maaf itu
Perlahan-lahan suaranya mulai melunak
Nada bicaranya mulai terdengar lembut seperti biasanya
Mulai sedikit mengajakku bercanda
Ah, sedikit lega. Meskipun masih merasa bersalah banget
Segitu sabarnya dia... Meskipun aku tau
Dia pasti bener-bener emosi tadi
Kalaupun aku jadi dia
Mungkin aku juga bakal meluapkan emosi-ku
Entah meluap jadi sebuah amukan
Atau meluap menjadi sebuah tangisan ....
SUMPPPPAAAHHH!!!! Aku ga ngerti kenapa akhir-akhir ini X* sering banget error
Padahal, tahun sebelumnya , ga pernah tuh pesan singkat sampe ga masuk gara-gara ke pending
Ga pernah tuh nomor aktif dibilang sama operator katanya ga aktif!
Rasanya pengen bakar tuh provider!
Bangke banget pokoknya!!
Kalau aku dan dia dekat
Mungkin ini bukan suatu masalah
Masalahnya, hubungan ini aja udah jauh
Hubungan yang ku jalani itu jarak jauh
Bahasa kerennya , Long Distance Relationship (LDR)
Aku berada di pusat kota provinsi
Dia nun jauh disana, disebuah kota dekat dengan perbatasan provinsi lain
Kunci hubungan jarak jauh itu kepercayaan sama komunikasi yang lancar!
Wajar banget lah kalo si aa sampe begitu emosi-nya
Aku juga memaklumi hal itu
Gambar : Mbah Gugel
LDR itu bukan hal gampang
Kalau provider yang kita pakai sering error macam sekarang
ya alamat, yang ada pasti cuma perdebatan dan saling menyalahkan
Kalau keduanya sama-sama maunya bener
Keras kepala, ga mau saling ngerti, ga mau percaya
Ya selamat, LDR itu bakalan sekian dan terimakasih
LDR juga bukan hal yang susah
Kalau diantara keduanya punya komitmen buat saling percaya
Komunikasi lancar, baik melalui pesan singkat ataupun telepon
Saling mengerti, saling memahami kesibukan masing-masing
Nggak posesif, nggak ngekang dia yang jauh disana, saling setia
Plus memberikan "Me-time" tepat pada porsinya
Gambar : Mbah Gugel
LDR itu bakalan baik-baik aja kok
LDR bakalan bahagia kok
Justru itulah tantangannya, mempercayai dia yang ga setiap hari kita tau semua aktifitas dia dengan mata
Prinsipnya : Kalau sayang mah pasti ga bakal pernah lah buat berfikiran mau macem-macem saat dipisah oleh jarak, karena ga berguna juga cemburu berlebihan, yang ada dia yang jauh disana semakin bosan dan ingin segera lepas dari hubungan LDR itu...
Gambar : Mbah Gugel
Aku sempat berpesan : Aa, suatu saat, kalau nomorku error lagi, pesan singkatmu tak terkirim, panggilanmu tak diteruskan ke nomorku, Jangan buru-buru punya fikiran negatif ya ? Karena emosi itu cuma bikin orang cepet capek, sakit ati sendiri juga. Percaya aku disini ga bakal macem-macem, aku ga nakal karena aku juga percaya aa disana ga bakal macem-macem, Okay sayang ?
Perdebatan bersamanya malam ini berakhir tawa
Seperti perdebatan - perdebatan sebelumnya
Hampir setiap ada sedikit masalah, kita berdebat
namun akhirnya, rasa sayanglah yang menang!
Iya, kita mengalahkan ego kita masing-masing!
Ya, kita memang atlet yang kuat untuk mengalahkan ego!
Kita menyadari tak ada gunanya untuk membesarkan masalah
Bertanding dengan jarak, bertahan dengan harapan!
Berlomba dengan ego, agar terus berpositive thinking :D
Dan akhirnya nanti, kita akan mendapatkan medali
Medali yang tak ternilai harga-nya, yaitu hidup bersama dan bahagia tanpa terpisah jarak lagi
Aku suka berdebat dengannya, beradu argumen dengannya
saling meledek, bahkan cenderung mengolok-olok satu sama lain
Tapi semua itu membuatku semakin kagum
Dia bersikap dewasa untuk semua tingkah laku-ku yang cenderung childish
Dia selalu bisa merubah emosi-ku menjadi tawa
Dia selalu bisa menenangkanku saat emosi menguasai jiwa
*Ah, semua tentangmu itu memang istimewa :*
Terimakasih mau mengerti keadaanku
Suatu saat, Long Distance Relationship kita ini bakalan jadi Long Lasting Relationship, PASTI! :D
Monday, 10 March 2014
Ini Tentang Kebutuhan Bukan Keinginan
Absurd!!!
Haha satu kata buat hari ini!
Kenapa absurd ? Ya jelaslah absurd, sekarang gini aku mau ngoceh tentang kegiatanku seharian ini ya ?
Apa?? ga mau ?? ya sudah, peduli amat. hahaha
Seperti biasa, senin itu kuliahku mulai jam 09.00, biasanya sih selesai pukul 10.30, tapiii berhubung dosennya sibuk, jadi kuliahku tadi pagi selesai cepet, paling jam 10 kurang lah ya, kurang dikit :D. dan berhubung kuliah selanjutnya itu pukul 15.00, maka aku putusin (yaaah jahat, masa diputusin, aku kan masih cinta kamu, hahhaha apa banget deh!) buat balik kost, ngapain coba ya betah banget dikampus ? (semester atas woiiy, ke perpustakaan kek, cari tema proposal skripsi kek, hahaha bodo!).
drttt...drrrttt...drrrttt...
Hape-ku bergetar, saat aku melihat satu pesan diterima. Mmm.. dari siapa ya ? sambil terus menatap layar laptop yang tengah memutar drama korea, aku membaca pengirim pesan tersebut, eh ? destya ? satu nama tertera di layar Hp, ada apa ya ? tumbenan tuh anak mengirimiku pesan, pasti ada hal penting yang harus dia kasih tau.
Whaaatttt ??? aku langsung melotot melihat isi pesan dari destya itu, apa-apaan ini ?? ini apaaa ??? (hahaha lebay). Baru aja sampe kost, selesai makan, bahkan piring masih di depan muka (eh kok? maksudnya di meja, kan mejanya didepan ku hehe) ini malah suruh balik lagi ke kampus. Iiihhh agak males juga sih, tapi setelah dilihat alasannya, ya penting juga buat kelangsungan hidupku nanti, ini masalah magang dan seminar proposal cuuyy!! hahaha
Masih enggan rasanya merubah posisi dari bersila menjadi berdiri, beraaat euyy beraaatt! haha
Saat lagi mencoba sekuat tenaga berdiri, hape ku kembali bergetar, siapa lagi ya ?? Oh, mbak Lia, temenku lagi, nanyain pesan destya bener apa nggak, sekalian aja tuh aku suruh dia nyamperin aku ke kost (haha kesempatan), ya daripada ngampus sendirian, kan jadi ada temen kalo ada yang nyamperin. haha
Sampai di parkiran kampus, kita malah bengong, kita lupa nanya kumpul dimana, haha bego! Belum selesai aku mengirim pesan ke destya, seseorang berasa memanggil namaku, aku & mbak Lia tengok sana tengok sin, ternyata destya yang manggil, dia di gazebo. Setelah nunggu temen-temen yang lain dateng, dimulailah si destya menjelaskan informasi tersebut.
Daaaan inilah saat yang paling mendebarkan, dimana kita harus memutuskan untuk membagi kita ber-enambelas menjadi dalam dua kelompok! Pembagian ini berkaitan dengan mata kuliah seminar proposal, masing-masing orang beradu argumen, tetapi intinya sih mereka mau yang jadwalnya hari selasa, semuanya merasa ogah untuk mengambil kuliah di hari jum'at (Huuuh dasar mahasiswi bandel!).
Si destya inisiatif buat voting, buat nentuin akhirnya gimana. Option pertama, mahasiswinya dibagi menurut urutan presensi, dan hari kuliahnya yang diundi, hanya satu perwakilan masing-masing kelompok yang mengambil undian untuk menentukan jadwal mereka. Kedua masing-masing mahasiswa mengundi dirinya sendiri, hari apa mereka akan mengikuti kuliah tersebut. Hasil voting pertama, seri, karena ternyata jumlah kami diditu seimbang. Ditunggulah satu orang untuk mengambil keputusan selanjutnya, ah banyak lah prosesnya, intinya semua voting yang telah terjadi tadi ga ada gunanya sama sekali, haha. karena akhirnya diputuskan untuk mengundi dengan koin seribuan yang baru, dimana koin yang bergambar tulisan 1000 itu untuk jadwal yang diundi, sedangkan yang bergambar angklung untuk mahasiswinya yang diundi.
Haha sambil tertawa, dag-dig-duar, cemas, khawatir, takut, sekligus penasaran, kita semua menanti, gambar yang apa yang bakalan muncul nanti setelah dilempar Ika. ddaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaann ternyataaaa ????? keluarlah hasilnya, angka 1000 yang keluar, itu artinya jadwal yang diundi! Absurd bangettt kan pemirsa ?? ngapain coba kita capek-capek voting, capek-capek nungguin yang belum dateng, capek nelponin temen yang ga bisa dateng, nge-sms-in yang ditelpon ga diangkat, toh ujung-ujungnya ditentukan juga sama koin seribuan! hahahaha.
Eiiitttt, tunggu dulu, ke-absurd-an dan ke-gaje-an kita nggak cukup sampai situ, masih ada satu part lagi yang nggak kalah serunya, mau tau ??? gope dulu! hahahaha. Masih dengan saran dari destya dan kawan-kawan lain, diputuskan dua orang buat ngambil undian, wakil dari masing-masing kelompok, aturannya : orang dengan nomor urut presensi satu dan sembilan! itu artinyaaaa ??? Yaaaa benar sekali! aku harus mengambil undian itu, mengadu nasib dengan Hevi. Hahaha dramatisir banget ya ? tapi emang seperti itu keadaannya pemirsa, kacau-balau pokoknya!
Sebelum aku ngambil kertas undian, aku memaksa teman-teman satu tim-ku untuk nggak marah kalo nanti yang aku ambil tak sesuai harapan mereka, hahaha tentunya dengan haha-hihi juga, meskipun aku tau, jantung mereka pasti lagi berdetak dengan cepatnya. Sambil menutup mata, aku berebut mengambil kertas undian itu, sambil masih menutup mata juga aku membukanya, Ika yang dari tadi disampingku ikut histeris saat tulisan didalam kertas itu mulai terlihat! HAHAHAHAHA aku tertawa sejadinya, antara gemes, kecewa, bahagia liat muka temen-temen yang shock, shock dan semua jadi satu!!! Pemirsa tau aku dapat jadwal apaaaa ??? Jadwal HARI JUM'AT!!!! hahahhaha, puas kan pemirsaaaa ?? Puas bangeeettt!!!!! hahhahahha
Intinya sih, dari semua cerita panjang yang absurd itu, satu pelajaran yang bisa diambil yaitu Manusia memang punya rencana, tapi Tuhan lah yang menentukan rencana itu jadi nyata atau nggak, karena rencana yang menurut manusia baik, belum tentu baik juga menurut tuhan. Dan satu lagi, Allah lebih tau yang kita butuhkan, bukan yang kita inginkan, right ?? hahahhhaa
*Sekian ke-gaje-an-ku hari iniiiii :D
Sunday, 9 March 2014
Aku Tak Mengerti
Hubungan telepon sore ini terputus begitu saja oleh nada tutt tuutt tuutt
Semua ini mungkin aku yang membuatnyaAku tak mengerti, harus bagaimana aku bersikap
Aku lelah, Aku tak mengerti, mau sampai kapan acara "mengetes tiba-tiba" itu kamu lakukan
Aku ga ngerti, kenapa sering banget ngelakuin hal itu
Entah karena kamu ga percaya atau cuma bercanda
Yang pasti bagiku , itu bukan bahan bercandaan yang lucu
Kamu tau ? aku berfikir aku sudah dewasa
Itulah kenapa, aku menanggapi tes tiba-tiba itu dengan santai
Aku ga mau ngambil kesimpulan yang ga aku ngerti benar titik masalahnya
Aku tak mau membuat hubungan ini menjadi buruk
Semua ini mungkin aku yang membuatnyaAku tak mengerti, harus bagaimana aku bersikap
Aku lelah, Aku tak mengerti, mau sampai kapan acara "mengetes tiba-tiba" itu kamu lakukan
Aku ga ngerti, kenapa sering banget ngelakuin hal itu
Entah karena kamu ga percaya atau cuma bercanda
Yang pasti bagiku , itu bukan bahan bercandaan yang lucu
Kamu tau ? aku berfikir aku sudah dewasa
Itulah kenapa, aku menanggapi tes tiba-tiba itu dengan santai
Aku ga mau ngambil kesimpulan yang ga aku ngerti benar titik masalahnya
Aku tak mau membuat hubungan ini menjadi buruk
Aku juga ga mau memperburuk hubungan jarak jauh ini dengan curiga
Aku cuma ingin menjaga hubungan ini
Aku ingin hubungan ini baik-baik saja
Tapi sekali lagi, aku ga mengerti kenapa kamu sering sekali melakukan hal itu
Apa tak cukup semua itu untuk meyakinkan aku cinta kamu ?
Apa tak meyakinkan hatimu ?
Atau memang kamu menginginkan seperti semua yang kamu tes-kan kepada ku ?
Kamu tau ? Aku mencintaimu, tulus,
tapi bukan berarti aku harus mencemburui semua kehidupan kamu
Tak marah bukan berarti tak cemburu
aku ga merajuk bukan berarti hatiku baik-baik saja
Aku sedang belajar dewasa, belajar mengerti kemauan orang lain
kemauan kamu, karena aku pikir, aku lebih suka melihatmu bahagia dibandingkan membiarkanmu curiga kepadaku
Tapi, aku tak mengerti, kenapa kamu terus dan terus melakukan itu?
Terkadang, serangkaian tes-mu yang sama sekali ga aku pahami maksudnya
Membuatku bertanya, kalau memang tak yakin kenapa kau meneruskan hubungan ini ?
Kalau kau tak mempercayaiku, apa gunanya hubungan ini ?
Sekali lagi aku tegaskan, aku memang bawel
tapi terkadang aku meyimpan satu rasa
menutupnya erat-erat, memendam rasa itu sebisa mungkin
agar kamu tak mengetahuinya
Karena justru perasaan yang terungkapkan seolah biasa saja, sebenernya mengandung makna yang luar biasa
Artinya, disaat aku bersikap biasa saja, saat itu pula aku merasakan kecewa yang dalam yang ga mungkin diungkapkan ...
Justru disaat aku meresponmu dengan marah, dengan emosi
Saat itulah aku tak sebenar-benarnya marah kepadamu
Aku tak sebenar-benarnya merajuk
mungkin aku hanya ingin mendapat perhatian lebih darimu
karena aku, mengungkapkan yang sebenernya tak perlu diungkapkan,
dan menyimpan sesuatu yang mungkin harusnya diungkapkan tetapi akan memperburuk keadaan
dan menyimpan sesuatu yang mungkin harusnya diungkapkan tetapi akan memperburuk keadaan
Satu hal, aku sayang kamu dan aku tak mau menyiksamu dalam curiga
Aku tak mau memperburuk hubungan jarak jauh ini
Aku berfikir kamu juga udah cukup dewasa untuk menyikapi hubungan ini dengan dewasa
Disaat aku bilang, aku sayang kamu
saat itu pula hatiku mengatakan jangan pernah tinggalkan aku dengan alasan apapun
Saat aku marah kepadamu, saat itu aku hanya ingin perhatian lebih darimu
Saat aku diam, mungkin disaat itu aku sedang tak mengerti sama sekali apa yang harus lakukan untuk membuat hubungan ini terus baik-baik saja ...
Maafkan aku, kalau menurutmu aku tak benar-benar sayang kepadamu
Tapi aku tak seperti itu, aku benar sayang kepadamu, tanpa harus diungkapkan dalam bahasa yang berlebihan...
Oh Brebes *Lebay! Haha
Eh ini jam berapa ? kok ayam jago udah berlomba-lomba berkokok ya ?
ya ampun, ternyata sudah pukul 02.30, kaget juga sih kok ya cepet banget sudah jam segini, perasaan mata ini juga belum mau merem, ah ya sudahlah, daripada melek-nya ga berguna, mending aku berselancar aja deh nyari-nyari info buat bekalku nulis-nulis proposal nanti, daaaan akhirnnnyyaaa *lebay-nya kambuh :D sampailah aku ke situs www.depkes.go.id .
Sudah pada tau dong ya pastinya situs yang aku tuju itu situs apa ? APA ??? situs download film ? bukaaann! salah pemirsaaa... APA ??? Social Media terbaruuuu??? IYYYAA! SALAAH!! Apa cobaa ???Nah, iya betul sekali, situs dari kementerian kesehatan republik indonesia :), begitukan saya jadi tidak perlu repot-repot menjelaskan, karena saya tau pemirsa lebih cerdas daripada saya , hehehe betul kan ?
Makin ngelantur kan? pagi-pagi buta saja masih sempat ngelantur, maaf pemirsa. :)
Kali ini saya mau posting yang agak serius nih, karena ini menyangkut harkat dan martabat serta kelangsungan hidup saya.. *seettdaah, apa banget! hahaha
Tapi, ini memang penting sih! awalnya saat berselancar itu, saya menemukan file berformat pdf dengan judul "Jawa Tengah", dan isinya adalah tentang informasi kesehatan yang ada di Jawa Tengah tahun 2013. Wuiiih keren nih, datanya up to-date ternyata.
Eiittt tunggu dulu, sempet shock saya pas melihat estimasi jumlah penduduk indonesia tahun 2013, bayangin jumlahnya itu 248.422.956 jiwa (hayooo berapa bacanya ? bisa nggak ? haha). Tiga provinsi dengan estimasi jumlah penduduk tertinggi ditempati sama Jawa Barat (45.472.830 Jiwa), Jawa Timur (38.268.825 Jiwa) dan yang terakhir itu Jawa Tengah (32.684.579 Jiwa). Lumayan banyak yah penduduk Indonesia, Jawa Tengah juga, menempati posisi ketiga pula.
Sebenarnya sih masalah yang mau saya bahas itu lebih menyempit lagi, iya! saya cuma mau bahas salah satu wilayah di Jawa Tengah dengan posisi paling barat, perbatasan antara Jawa tengah dan Jawa Barat, Coba tebak, mana hayoo ? yaa! anda benar! Iya BREBES, Brebes Berhias, Brebes Kota Bawang Merah, Brebes Kota Telor Asin, kota apalagi ??? kota dengan jumlah penduduk terbanyak di Jawa Tengah.
Tapi, mohon dimaafkan dan koreksi-nya ya pemirsa, kalau nanti info yang saya berikan ternyata keliru, karena saya sendiri masih dalam tahap belajar, oke? janji loh yaa?? deal! *satuin jari kelingking saya dengan jari kelingking pemirsa hihihi :D
Menurut Om Wiki [(id.wikipedia.org), ini dikasih tau sama mbah Gugel lho yaa :) (www.google.co.id) ], Kabupaten Brebes itu mempunyai luas 1657,73 km2, nah masih menurut om wiki juga, Kabupaten Brebes itu masih termasuk dalam kabupaten yang luas wilayahnya, setelah Purbalingga, Cilacap, Grobogan dan Blora tentunya *ini juga masih banyak kabupaten yang belum tercantum luas wilayahnya, tapi katanya sih datanya di perbaharui pada tanggal 22 Januari 2014, jadi semoga valid ya pemirsa. hehe
Pada tahun 2010, jumlah penduduk kabupaten Brebes itu 1.732.719 Jiwa, tahun 2011 jumlah penduduk Kab.Brebes meningkat lagi jadi 1.733.869 Jiwa, sayangnya saya ga nemu data 2012 , saya cuma nemu data estimasi penduduknya saat 2013 yaitu 1.750.036 Jiwa, semakin meningkat kan ? bahkan menurut data dari kemenkes itu juga Kabupaten Brebes menempati posisi pertama dengan jumlah penduduk terbanyak di Jawa Tengah tahun 2013, diikuti sama Kab.Cilacap dan Kota Semarang. meskipun dinobatkan sebagai kabupaten dengan jumlah penduduk terbanyak, tetapi peringkat kepadatan penduduk di Jawa Tengah ini malah dipegang oleh Kota Surakarta, yaitu 10.954,0 Jiwa/km2, diikuti Magelang dan Pekalongan. Wiih Hebat ya ?? hahaha ngarang!
Tapi nih yah pemirsa, ada yang membuat saya heran! Kabupaten Brebes itu masuk dalam 3 Kota/ Kabupaten Daerah Bermasalah Kesehatan atau yang biasa disebut dengan DBK. Pada tau ga sih DBK itu apa ? nihh aku kasih tau *sambil buka buku panduan P-DBK haha, DBK itu adalah kabupaten atau kota yang mempunyai nilai IPKM diantara rerata sampai dengan – 1 (minus satu) simpang baku, tetapi mempunyai nilai kemiskinan (Pendataan Status Ekonomi/PSE) diatas rerata (masing-masing untuk kelompok kabupaten dan kelompok kota). DBK sendiri memiliki beberapa kriteria , see :
1. Daerah Bermasalah Kesehatan (DBK) adalah kabupaten atau kotayang mempunyai nilai IPKM di antara rerata sampai dengan – 1(minus satu) simpang baku, dan mempunyai nilai kemiskinan (Pendataan Status Ekonomi/PSE) di atas rerata (masing-masing untuk kelompok kabupaten dan kelompok kota).
2. Daerah Bermasalah Kesehatan Berat (DBK-B) adalah kabupaten atau kota yang mempunyai nilai IPKM lebih rendah dari rerata IPKM –1 (minus satu) simpang baku.
3. Daerah Bermasalah Kesehatan Khusus (DBK-K) adalah kabupaten atau kota yang mempunyai masalah khusus, seperti misalnya yang terkait dengan:
- Geografi, yaitu daerah terpencil, perbatasan dan kepulauan.
- Sosial budaya, yaitu tradisi atau adat kebiasaan yang mempunyai dampak buruk terhadap kesehatan. Misalnya tradisi sei untuk bayi baru lahir di Kabupaten Timor Tengah Selatan, tradisi sifon di NTT, dll. Data selengkapnya baru didapat tahun 2012 setelah selesai dilakukan riset khusus, yaitu pemetaan nasional kultur budaya lokal yang berdampak pada kesehatan.
- Penyakit tertentu yang spesifik di daerah tersebut, misalnya Fasciolopsis buski di Kabupaten Hulu Sungai Utara Provinsi Kalimantan Selatan, Schistosomiasis di sekitar Danau Lindu Provinsi Sulawesi Tengah, dll.
Bingung ga pemirsa ? ya saya juga bingung, intinya seperti itulah ya pemirsa. Saya sendiri semakin bingung, pada tahun 2011 juga Kabupaten Brebes tercantum dalam DBK, dengan urutan yang sama yaitu Kab. Grobogan, Kab. Brebes dan Kota Tegal. Mungkin hanya orang kesehatan dan tuhan saja yang mengetahui kenapa bisa ketiga wilayah di Jawa Tengah tersebut dikelompokkan dalam DBK.
Pada keadaan tertentu, memang posisi Kab. Brebes paling rendah, yaitu cakupan Imunisasi campak, dengan target 90%, Kab. Brebes baru mencapai angka 76,98%, masih jauh dibawah target yang sudah ditentukan, anyway tetp salut kok sama usahanya :D . Pada cakupan persalinan ditolong tenaga kesehatan, Kab. Brebes mencapai target yang ditentukan yaitu 95,95% tetapi Kab.Brebes terdapat dalam posisi terbawah angka cakupannya diantara semua Kabupaten atau Kota lain yang ada di Jawa Tengah.
Intinya sih, dengan angka-angka yang saya temukan tadi, saya merasa terkejut dan mungkin ini sebuah PR untuk generasi penerus Kab.Brebes untuk semakin giat memperbaiki Kabupatennya sendiri, Agar masalah-masalah yang menjadikan nama Brebes sedikit tidak enak didengar, bisa hilang sedikit demi sedikit. Dan tentunya butuh waktu, karena tidak ada yang instan di dunia ini, dan dibutuhkan kerjasama lintas sektoral dari semua masyarakat Brebes agar mewujudkan Brebes semakin baik lagi dan semakin meningkat taraf kesejahteraan rakyatnya.
Saya sebagai warga Brebes sendiri merasa miris dengan fakta-fakta tersebut, tetapi harusnya dengan fakta tersebut, kita para generasi muda penerus bangsa, semakin semangat untuk memperbaiki keadaan daerahnya sendiri, sehingga suatu saat nanti keadaan Indonesia juga akan semakin membaik. Okay?
*sudah adzan subuh pemirsaaaa :)
rasanya lebih baik segera ambil wudhu, shalat dan apa yang terjadi selanjutnya ? BOBO! yeeaahh! haha
sampai jumpa pemirsa, koreksinya ditunggu ya, banyak kata-kata yang ga enak dipandang mata mungkin, nanti saya kasih penyedap rasa biar enak. ah sudah, semakin ngelantur! haha
Kenali potensi diri dan terus berkarya demi kesejahteraan rakyat INDONESIA!! MERDEKA!!! :D
*** Info lebih lanjut kunjungi website resmi kementerian kesehatan RI ya ? :)
Thursday, 6 March 2014
Aku, Kamu, Dulu, Sekarang dan Rencana Tuhan apalagi kelak ?
Entah berapa kali kamu dalam sehari muncul di otakku, rasanya, hampir setiap saat kamu dengan seenaknya sendiri melintas di otak. Bisa ngga kalo mau muncul di otak itu kamu izin dulu gitu? bikin surat izin kek, apa proposal kek, jangan ujug-ujug *eh bahasa mana nih? hahaha, Tapi kok kamu yang disalahin ya ? Lah terus siapa dong yang seharusnya disalahin? otaknya ?? atau malah aku ?? yaaah aku lagi *langsung lemes. hihi
Kamu, sosok yang aku kenal ketika aku sama sekali tak pernah berfikiran akan bertemu denganmu, karena memang aku tak pernah sekalipun sebelumnya menemuimu, Namun pertemuan malam itu, membuat ku sadar, semua rencana allah itu pasti baik untuk hamba-Nya. Pertemuan singkat itu, masih jelas terbayang di otakku, entah karena apa, padahal tak butuh waktu sampai seminggu, sebulan, bahkan setahun untuk menjadikan kita menjadi dekat dan terus dekat. Sampai akhirnya, hari perpisahan itupun terjadi, ya perpisahan! sebuah kata yang memang untuk sebagian orang, termasuk aku menolak dan membencinya apalagi itu tentangmu.
kamu sadar ga sih ? pertemuan itu begitu unik, bahkan menurutku cenderung gila! Tapi, aku menyukainya, aku bahkan menjadikannya salah satu moment terindah dalam hidupku, dan kamu punya tempat di hatiku, tempat yang mungkin, cuma bisa ditempati olehmu. Ya, nggak aku pungkiri, meskipun pertemuan itu terasa hanya sekedipan mata, pertemuan itu akan selalu menjadi salah satu topik terasyik dan terindah untuk dikenang dan diceritakan kepada orang yang layak untuk mengetahuinya *gajeeeee bangeeet. hahaha
Meskipun, pada satu waktu aku harus kehilangan kamu, tapi aku mencoba bangkit, meski sulit, meski pahit, mencoba menganggap semuanya baik-baik saja, karena tentangmu, selalu aku pasrahkan sama allah, karena allah adalah the best planner in the world! dan aku yakin, akan ada rencana indah lagi, lebih unik dan gila lagi, yang allah ciptakan buatku, buat kita, Iya kita, aku dan kamu, bukan aku senidiri. aku percaya itu. karena aku memegang prinsip, ketika kamu punya mimpi dan kamu meyakini mimpi itu akan terwujud, suatu saat nanti mimpi itu pasti akan diwujudkan sama allah, entah kapan mimpi itu terwujud, tapi yang pasti, semua itu bakal terwujud, bahkan disaat kita sudah lupa, kalau dulu kita sempat bermimpi dan meyakini akan satu hal itu.
Dan akhirnya, kini aku dan kamu menjadi kita [lagi], setelah beberapa tahun yang lalu, "kita" seolah memburuk. Ya aku bahagia, bahagia dan ga percaya, bisa-bisanya rencana allah itu seunik dan se-emejing ini *nyahahahaa, emejing itu nyontek kata-kata dia, yang mungkin sedikit lebay, tapi memang lebay sih. haha maklum jiwa mudanya masih berkobar-kobar, hihi emangnya api :)
dan satu hal yang ga habis aku pikir, dan menjadi satu pertanyaan besar yang entah kapan akan terjawab itu "kamu begitu mengingat dengan detail, setiap moment yang pernah kita lalui beberapa waktu pada tahun itu, padahal moment tersebut ga terjadi lebih dari seminggu, padahal itu terjadi kurang lebih empat tahun yang lalu, what a special momment,isn't it ? " Mungkin, cuma kamu yang tau jawabannya, mungkin memang spesial, karena pertama kalinya dalam hidup kamu, ketemu dengan ku yang cerewetnya melebihi emak-emak di pasar yang lagi nawar benda yang ditaksir, padahal itu pertemuan pertama, yang sama sekali ga pernah terfikirkan di otakmu, hahaha seperti itukah ?
Sekarang, aku tengah menanti, menanti mu datang menemuiku, menanti rencana allah yang tak bisa ditebak sama sekali, menanti satu pesan singkat darimu yang isinya "Aku di depan pintu gerbang kostmu, maukah kamu keluar untuk membukakan pintu itu dan menemuiku segera ?", menanti saat dimana aku merasa sangat kecil di sampingmu karena kamu yang tumbuh terlalu cepat, menantimu mendengarkan dengan serius ocehanku yang seakan tak akan pernah ada habisnya, menanti sebuah harapan yang pasti allah sendiri sudah mengetahuinya tanpa harus aku ungkapkan.
Aku menantimu, aa... :)
Aku menantimu, rencana tuhan yang unik :)
*sedikit tentangmu, dan sedikit tidak enak dipandang mata karena terlalu narsis gitu. :D
Tapi, semua tentangmu memang tak bisa dianggap biasa saja :D
Kamu, sosok yang aku kenal ketika aku sama sekali tak pernah berfikiran akan bertemu denganmu, karena memang aku tak pernah sekalipun sebelumnya menemuimu, Namun pertemuan malam itu, membuat ku sadar, semua rencana allah itu pasti baik untuk hamba-Nya. Pertemuan singkat itu, masih jelas terbayang di otakku, entah karena apa, padahal tak butuh waktu sampai seminggu, sebulan, bahkan setahun untuk menjadikan kita menjadi dekat dan terus dekat. Sampai akhirnya, hari perpisahan itupun terjadi, ya perpisahan! sebuah kata yang memang untuk sebagian orang, termasuk aku menolak dan membencinya apalagi itu tentangmu.
kamu sadar ga sih ? pertemuan itu begitu unik, bahkan menurutku cenderung gila! Tapi, aku menyukainya, aku bahkan menjadikannya salah satu moment terindah dalam hidupku, dan kamu punya tempat di hatiku, tempat yang mungkin, cuma bisa ditempati olehmu. Ya, nggak aku pungkiri, meskipun pertemuan itu terasa hanya sekedipan mata, pertemuan itu akan selalu menjadi salah satu topik terasyik dan terindah untuk dikenang dan diceritakan kepada orang yang layak untuk mengetahuinya *gajeeeee bangeeet. hahaha
Meskipun, pada satu waktu aku harus kehilangan kamu, tapi aku mencoba bangkit, meski sulit, meski pahit, mencoba menganggap semuanya baik-baik saja, karena tentangmu, selalu aku pasrahkan sama allah, karena allah adalah the best planner in the world! dan aku yakin, akan ada rencana indah lagi, lebih unik dan gila lagi, yang allah ciptakan buatku, buat kita, Iya kita, aku dan kamu, bukan aku senidiri. aku percaya itu. karena aku memegang prinsip, ketika kamu punya mimpi dan kamu meyakini mimpi itu akan terwujud, suatu saat nanti mimpi itu pasti akan diwujudkan sama allah, entah kapan mimpi itu terwujud, tapi yang pasti, semua itu bakal terwujud, bahkan disaat kita sudah lupa, kalau dulu kita sempat bermimpi dan meyakini akan satu hal itu.
Dan akhirnya, kini aku dan kamu menjadi kita [lagi], setelah beberapa tahun yang lalu, "kita" seolah memburuk. Ya aku bahagia, bahagia dan ga percaya, bisa-bisanya rencana allah itu seunik dan se-emejing ini *nyahahahaa, emejing itu nyontek kata-kata dia, yang mungkin sedikit lebay, tapi memang lebay sih. haha maklum jiwa mudanya masih berkobar-kobar, hihi emangnya api :)
dan satu hal yang ga habis aku pikir, dan menjadi satu pertanyaan besar yang entah kapan akan terjawab itu "kamu begitu mengingat dengan detail, setiap moment yang pernah kita lalui beberapa waktu pada tahun itu, padahal moment tersebut ga terjadi lebih dari seminggu, padahal itu terjadi kurang lebih empat tahun yang lalu, what a special momment,isn't it ? " Mungkin, cuma kamu yang tau jawabannya, mungkin memang spesial, karena pertama kalinya dalam hidup kamu, ketemu dengan ku yang cerewetnya melebihi emak-emak di pasar yang lagi nawar benda yang ditaksir, padahal itu pertemuan pertama, yang sama sekali ga pernah terfikirkan di otakmu, hahaha seperti itukah ?
Sekarang, aku tengah menanti, menanti mu datang menemuiku, menanti rencana allah yang tak bisa ditebak sama sekali, menanti satu pesan singkat darimu yang isinya "Aku di depan pintu gerbang kostmu, maukah kamu keluar untuk membukakan pintu itu dan menemuiku segera ?", menanti saat dimana aku merasa sangat kecil di sampingmu karena kamu yang tumbuh terlalu cepat, menantimu mendengarkan dengan serius ocehanku yang seakan tak akan pernah ada habisnya, menanti sebuah harapan yang pasti allah sendiri sudah mengetahuinya tanpa harus aku ungkapkan.
Aku menantimu, aa... :)
Aku menantimu, rencana tuhan yang unik :)
*sedikit tentangmu, dan sedikit tidak enak dipandang mata karena terlalu narsis gitu. :D
Tapi, semua tentangmu memang tak bisa dianggap biasa saja :D
Untuk kalian yang tak pernah lelah, aku mencintai kalian
coretan kali ini aku curahkan saat ayam jago dengan semangatnya berlomba-lomba untuk berkokok. Nah lho... Iya, sekarang itu ba'da subuh. Dimana mataku masih dengan lebarnya, belum merem sama sekali dari semalem. entah kenapa dari sore tadi badan berasa ga enak banget, batuk sebegitu parah-nya, badan pegel semua, serta berhatchi-hatchi ria, ah mungkin badanku lelah.
Aku tengah menikmati film di layar notebook, ketika pintu kamar ku diketuk oleh seseorang. Waktu itu pukul 02.54 dini hari, tak lama kemudian, aku mendengar suara seseorang memanggil namaku "Mbak .. katanya mau bangun mbak ? udah jam tiga nih" , Aku dengan setengah sadar segera bangun dan membuka pintu. Seketika udara dingin menyeruak dan menusuk tubuh. Brrr.. mataku langsung melek, tapi tidak dengan tenggorokankku, terasa sangat gatal dan akhirnya batukku pun tak tertahankan, sampai membuatku mual yang kemudian muntah pun tak tertahankan lagi.. Aku lelah, sejak pukul 21.00 malam tadi, tenggorokanku terasa begitu gatal, mual, sakit kepala yang terasa begitu menyiksa, yang akhirnya aku harus merelakan semua makan malamku yang baru aku santap beberapa saat sebelumnya harus dikeluarkan lagi tanpa sisa, rasanya sudah tak punya tenaga. lelah ya allah..
Tapi pagi ini, aku mengikuti mereka, iya.. tiga adik kost-ku untuk ikut bangun. Niatnya sih memang santap sahur bareng, tetapi pada saat didapur, salah seorang dari mereka nyeletuk "Udah mbak, makan aja ya? ga usah dipaksain, nanti tambah parah lhoo", satu lagi dari mereka ikut menyahut "iya mbak, daripada sakitnya tambah parah, gimana hayoo? " aku hanya menanggapi saran mereka dengan senyum, aku bahagia, mereka begitu memperhatikan aku. Itu salah satu bukti, kalau disini, kita saling menyayangi, mengasihi, dan tak pernah lelah untuk saling mengingatkan. Tak peduli berapa banyak selisih umur diantara kita, yang kita tau, kita adalah satu keluarga yang utuh, satu keluarga yang saling mengasihi.
Aku bersyukur, hidup dalam lingkungan orang-orang yang masih peduli, aku ga peduli dengan sebutan jaman sekarang, dimana peduli disebut "kepo", karena dengan kepo itulah, kita menunjukkan kalo kita itu punya rasa perhatian untuk orang di sekitar kita. Meskipun banyak sekali orang jaman sekarang yang tidak atau kurang menyukai "ke-kepo-an" itu. Bagiku, dibalik semua ke-kepo-an orang lain terhadap kita, itu adalah bukti kalo hidup kita itu penting buat mereka, mereka menganggap kita orang yang pantas untuk mendapatkan kepedulian dan perhatian, bukan malah ngatain mereka dengan kepo-ers.
Aku bersyukur, kalian semua bisa menerimaku dengan sedikit kebaikan dan seabreg kejailan yang aku miliki. Aku bahagia bersama kalian, dimana kalian akan bisa menjadi sosok yang sangat menyebalkan pada satu waktu, terkadang menjadi sosok lucu yang badut pun kalah tingkat kelucuannya dibanding kalian, ada satu waktu juga, kalian bersikap sangat romantis, dimana kalian tiba-tiba memberikan sureprise, yang sebenarnya tidak terlalu diinginkan karena biasanya sureprise itu sedikit memberikan siksaan, haha, iya tapi aku suka karena sureprise kalian itu datang disaat moment-moment penting dalam hidup setiap anggota kostan, dan aku lebih bahagia lagi disaat kalian benar-benar stress, tak sadar akan status kalian sebagai mahasiswi dengan tertawa seenak jidat, tanpa peduli tetangga kost yang kemudian kita menikmatinya bersama, walaupun dengan hanya menyanyikan lagu sederhana yang akhirnya ga jelas liriknya.
Ah, kalian memang hebat! Aku yakin, aku dan kalian, kelak akan menjadi orang sukses, orang yang dapat memperbaiki kehidupan bangsa, orang yang berguna untuk orang lain, orang yang diberikan kelancaran rezeki dan tetap rendah hati. Meskipun kebersamaan kita belumlah lama, tapi kebersamaan ini akan terus tertanam dalam hati, dikemudian hari bisa diceritakan kepada anak cucu, sebagai bahan pembelajaran sekaligus hiburan, serta kebanggan. iya bangga! karena kalian orang hebat! orang yang masih mempunyai rasa peduli antar sesama, aku mencintai kalian, orang-orang yang hidup bersamaku selama aku berada di semarang ini. :D
Terkadang, ingin rasanya kebersamaan ini ga akan berakhir, akan tetapi semua rencana allah pasti indah! dan memang sudah menjadi hukum alam, setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan dan kelak akan ada pertemuan dan perpisahan lagi yang pastinya lebih indah untuk kita kenang :)
Wednesday, 5 March 2014
Burung Kakak Tua Kala Sore
Suasana kostan sore ini berasa dingin-dingin empuk gitu, hahaha apa bangeeett deh. Tapi bener kok ini dingin, soalnya habis dimandiin nih buminya. padahal sih belum sore banget, tapi suasana jadi teduh gini. paling enak buat santai :)
Mungkin karena efek dingin itu pula kali yaa? dua adik kost-ku beraksi, yaah seperti biasa mereka menggila, aku juga ga habis pikir kenapa mereka bisa segila itu. sakit beneran deh perutnya .. haha
pemirsa tau apa kegilaan mereka?? mereka sebenarnya sibuk dengan origami, entah apa yang mereka bentuk, aku tak terlalu memperhatikan mereka.
Tapi yang jelas, suara mereka menggelitik telinga. Gimana ga menggelitik, mereka nyanyi lagu jaman kita anak-anak dengan aransemen sesuka hati mereka. agak mikir juga sih, mereka habis mimpi apa semalem, sampe mereka bisa begitu kreatifnya , kira-kira gini liriknya :
"Burung kakak tua (kakak tua kakak tua)
Hinggap di jendela ( di jendela di jendela)
nenek sudah tua (sudah tua sudah tua sudah tua)
giginya tinggal dua (tinggal dua tinggal dua)
tek dung (tek dung) tek dung (tek dung) la la la (lalala)
tek dung (tek dung) tek dung (tek dung) la la la (lalala)
dan ternyata aku baru sadar, mereka sedang buat burung dari kertas origami tadi. Dasar ada-ada aja tingkah mereka itu, bagus juga ssiih, biar ga setres setres amat kalo kuliah. hehehe. Ya begitulah kostan ku, kadang hal sekecil semut aja bisa mereka jadiin bahan becandaan yang garing, sangkin garingnya itulah kita tertawa. haha. Mungkin memang mereka terlahir gila kali ya haha. Dan atas dasar kegilaan itu aku betah berlama-lama dengan mereka, meskipun hal itu menyebabkan kadar gila-ku juga semakin meningkat. hihihii
sudah dulu ya pemirsa, perutnya semakin sakit seiring dengan bertambah lamanya waktuku mendengarkan suara mereka itu hahaha.
Dadaaah :D
Mungkin karena efek dingin itu pula kali yaa? dua adik kost-ku beraksi, yaah seperti biasa mereka menggila, aku juga ga habis pikir kenapa mereka bisa segila itu. sakit beneran deh perutnya .. haha
pemirsa tau apa kegilaan mereka?? mereka sebenarnya sibuk dengan origami, entah apa yang mereka bentuk, aku tak terlalu memperhatikan mereka.
Tapi yang jelas, suara mereka menggelitik telinga. Gimana ga menggelitik, mereka nyanyi lagu jaman kita anak-anak dengan aransemen sesuka hati mereka. agak mikir juga sih, mereka habis mimpi apa semalem, sampe mereka bisa begitu kreatifnya , kira-kira gini liriknya :
"Burung kakak tua (kakak tua kakak tua)
Hinggap di jendela ( di jendela di jendela)
nenek sudah tua (sudah tua sudah tua sudah tua)
giginya tinggal dua (tinggal dua tinggal dua)
tek dung (tek dung) tek dung (tek dung) la la la (lalala)
tek dung (tek dung) tek dung (tek dung) la la la (lalala)
burung kakak tua ... "
dan ternyata aku baru sadar, mereka sedang buat burung dari kertas origami tadi. Dasar ada-ada aja tingkah mereka itu, bagus juga ssiih, biar ga setres setres amat kalo kuliah. hehehe. Ya begitulah kostan ku, kadang hal sekecil semut aja bisa mereka jadiin bahan becandaan yang garing, sangkin garingnya itulah kita tertawa. haha. Mungkin memang mereka terlahir gila kali ya haha. Dan atas dasar kegilaan itu aku betah berlama-lama dengan mereka, meskipun hal itu menyebabkan kadar gila-ku juga semakin meningkat. hihihii
sudah dulu ya pemirsa, perutnya semakin sakit seiring dengan bertambah lamanya waktuku mendengarkan suara mereka itu hahaha.
Dadaaah :D
Subscribe to:
Posts (Atom)






