mau duit dari internet ??? KLIK

Wednesday, 19 February 2014

Berbeda, malu atau maju ?

Mungkin yang aku bahas nanti sudah sering ya dibahas sama yang lain, yang pasti lebih enak untuk dinikmati, tapi apa salahnya mencoba tulisan acak-adul ini :)

Ide nulis ini muncul ketika suatu malam aku tengah asyik berkirim pesan singkat dengan sahabatku, tapi baru sempat aku tuangkan dalam tulisan, maklum sibuk hehe. Sebenarnya sih obrolan yang aku bahas dengan temanku standar aja, anak muda lah biasa curhat-curhat dari yang paling serius sampai paling abstrak, dari masalah cinta sampai harta, dari masalah kuliah sampai menikah hehehe, maklum liburan semester masih panjang, jadi kami belum bisa bertatap muka *eciee bahasanya bertatap muka, :D .

Ada satu kalimat dari dia yang tiba-tiba muncul diantara sekian banyak pesan singkat itu, sederhana memang, tapi setelah aku pikir-pikir lagi kalimat itu cukup menarik untuk dibahas lebih lanjut , ya inilah kalimatnya :

"Hahaha,, heh btw aku kangen loh sama kamu :P "

Sederhana kan ? tapi dibalik kalimat itu aku jadi berfikir, apa yah yang membuat sahabatku itu kangen aku ? soalnya rada aneh gitu, kita kan sama-sama cewek ya? kalo dia cowok sih mungkin aja kali ya kalo dia modus gitu, haha. Setelah melalui pemikiran yang panjang akhirnya aku bisa ngambil kesimpulan kenapa sahabatku itu bisa bilang kangen aku. JAWABANYAAA AAAADAAALAAAHHH.... setelah pesan-pesan berikut inii. haha mulai gaje deh!
Pertama, alasan paling masuk akal : dia kangen aku, karena disaat masa-masa aktif kuliah aku paling seneng ngejailin dia, habis dia pendiem banget sih. :)
Kedua, ini juga masuk akal sih : aku paling sering curhat apapun ke dia, bawel banget ke dia, pokoknya hampir semua kejadian yang aku alami aku share ke dia, So dia jadi kangen aku karena ga ada yang bawel sama dia :D
Ketiga, rada sadis ini mah : Aku suka marah-marah sama dia kalo aku lagi curhat dengan emosi tinggi, eh dia-nya tenang-tenang aja, cool aja gitu, sok adem ayem, kayak ga pernah punya rasa marah dia tuh. haha Makanya dia kangen aku

Jadi intinya gini pemirsa :)
apa yang aku lakukan itu, aku berbeda, ya berbeda dalam arti tidak sama, lah arti berbeda itu sendiri kan memang tidak sama? terus bagaimana intinya ? haha. Dalam artian gini, Sahabatku itu, orangnya irit banget kalo ngomong, ketawa aja jarang, hihi paling senyum gitu, emosi juga kaya ga pernah, ga tau juga sih dia sebenernya punya perasaan sama hati nggak! hehehe tapi itu beneran lho. Makanya disaat aku dipertemukan dengan dia, dia pasti merasakan perbedaan, yang memang pada dasarnya aku itu cerewet, ga bisa diem, jail, suka isengin temen, dan paling ga bisa nahan emosi, pokoknya aku itu ekstrovert. Naaah dengan sifatku yang beda jauh itulah, sahabatku pada akhirnya memutuskan mengatakan "kangen" saat kita lagi ga masa-masa aktif kuliah, hehhe.

Lah, kaitannya sama judul apa doong kalo cuma gitu ? :)
Kesimpulannya, di dunia ini pasti banyak banget perbedaan, entah itu laki-laki - perempuan, siang - malam, panas - dingin, tua - muda, perbedaan status sosial, pendidikan, watak atau sifat, yaah semuanya memang diciptakan begitu adanya, karena dunia ini tidak akan mungkin berwarna kalau semua komponen penyusunnya bersifat sama, begitupun juga manusia. Kalau semuanya sama, misalkan sama-sama diberi kekayaan, lalu siapa yang mau bekerja kalau seperti itu ?
Atau, kalau semua manusia itu baik, maka tidak akan terwujud kompetisi dalam kebaikan dan dunia akan terasa datar.
Atau apabila manusia yang diciptakan oleh allah itu hanya berjenis kelamin laki-laki, lalu bagaimana mereka bisa bereproduksi untuk bisa melanjutkan keturunannya ? lama-lama manusia akan punah karena tidak mempunyai generasi baru.


Masalah perbedaan ini sekaligus mengingatkanku pada suatu waktu, ketika aku mendapat tugas mata kuliah agama , dimana aku diharuskan mengikuti kajian bersama Cak Nun atau Emha Ainun Najib, dimana beliau bercerita bahwa pada zaman awal diciptakan manusia,  alam semesta hanya ditempati oleh orang atau manusia yang berkarakter sama, baik semua, sehingga Iblis yang waktu itu masih berstatus sebagai malaikat mengusulkan kepada Allah SWT untuk diciptakan dua densitas, densitas positif dan densitas negatif, yang kemudian disetujui oleh Allah, dan Allah memerintahkan Iblis untuk memimpin densitas negatif. Kenapa diciptakan dua densitas ? Agar keimanan seseorang semakin kuat, maka perlu diciptakan kompetisi atau persaingan, sehingga Iblislah yang menggoda. Oleh karena itu, disetiap komunitas selalu ada yang negatif. 

Tapi yang harus saya tekankan disini, adalah masalah perbedaannya, jadi selama perbedaan yang kita punya itu adalah hal yang positif dan tidak merugikan orang disekitar kita, maka maju lah, jangan malu untuk menunjukkan setiap perbedaan, karena apabila kita malu dengan perbedaan itu, kita tidak akan pernah maju. Nyontek kata-kata yang sering dipake orang : Ga mungkin terjadi pelangi yang indah kalau hanya terdiri dari satu warna, karena justru dengan perbedaan warna itulah pelangi menjadi indah. :)
Dan ingat satu lagi : Bhineka Tunggal Ika itulah Indonesia :) 

Yeeeaaah,,, selesai pemirsa! :D
Nyambung ga nyambung sambungin sendiri ya ? hehe
Terimakasih :)
Buat my bestfriend, thanks sudah menginspirasi buat nulis :)


Tuesday, 18 February 2014

PGS 2014 [Pedoman Gizi Seimbang 2014]

Info bagus nih buat temen-temen semua, ga terbatas tenaga kesehatan aja ya ?
Ga sengaja nemu pas berkunjung ke Gizinet.
Sumber informasi ada di paling bawah ya ? :)
Semoga bermanfaat guys :D

Pedoman Gizi Seimbang 2014
Salah satu ciri bangsa maju adalah bangsa yang memiliki tingkat kesehatan, kecerdasan, dan produktivitas kerja yang tinggi. Hal ini dipengaruhi oleh Chadian gizi agar dapat menikmati hidup dalam keadaan sehat.
Pola makan merupakan perilaku paling penting yang dapat mempengaruhi keadaan gizi. Keadaan gizi yang baik dapat meningkatkan kesehatan individu dan masyarakat. Pola makan yang baik adalah berpedoman pada Gizi Seimbang.

Pedoman Gizi Seimbang telah diimplementasikan di Indonesia sejak tahun 1955. Pedoman tersebut menggantikan slogan “4 Sehat 5 Sempurna” yang telah diperkenalkan sejak tahun 1952 dan sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dalam bidang gizi serta masalah dan tantangan yang dihadapi. Tahun 1990 an kita sudah punya Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS). Lebih dari 15 tahun lalu Pedoman Gizi Seimbang telah dikenalkan dan disosialisasikan kepada masyarakat, namun masih banyak masalah dan kendala dalam sosialisasi Gizi Seimbang sehingga harapan untuk merubah perilaku gizi masyarakat ke arah perilaku gizi seimbang belum sepenuhya tercapai. Konsumsi pangan belum seimbang baik kuantitas maupun kualitasnya, dan perilaku hidup bersih dan sehat belum memadai. Memperhatikan hal diatas telah tersusun Pedoman Gizi Seimbang yang baru, pada tanggal 27 Januari 2014 lalu telah diselenggarakan workshop untuk mendapat masukan dari para pakar pemerintah serta non pemerintah, lintas sektor, lintas program dan organisasi profesi.
Pedoman Gizi Seimbang baru ini sebagai penyempurnaan pedoman-pedoman yang lama, bila diibaratkan rumah maka ada 4 (empat) pilar prinsip yang harus dipenuhi agar rumah tersebut dapat berdiri, yaitu 1). Mengonsumsi makanan beragam,  tidak ada satupun jenis makanan yang mengandung semua jenis zat gizi yang dibutuhkan tubuh untuk menjamin pertumbuhan dan mempertahankan kesehatannya, kecuali Air Susu Ibu (ASI) untuk bayi baru lahir sampai berusia 6 bulan; 2). Membiasakan perilaku hidup bersih, perilaku hidup bersih sangat terkait dengan prinsip Gizi Seimbang; 3)  Melakukan aktivitas fisik, untuk menyeimbangkan antara pengeluaran energi dan pemasukan zat gizi kedalam tubuh;  4) Mempertahankan dan memantau Berat Badan (BB) dalam batas normal. Memantauan BB normal merupakan hal yang harus menjadi bagian dari ‘Pola Hidup’ dengan ‘Gizi Seimbang’, sehingga dapat mencegah penyimpangan BB dari BB normal, dan apabila terjadi penyimpangan maka dapat segera dilakukan langkah-langkah pencegahan dan penanganannya.
Pesan-pesan PGS, baru 
1). Syukuri dan nikmati anekaragam makanan;
2). Banyak makan sayuran dan cukup buah-buahan;
3) Biasakan mengonsumsi lauk pauk yang mengandung protein tinggi;
4) Biasakan mengonsumsi anekaragam  makanan pokok;
5)  Batasi konsumsi pangan manis, asin dan berlemak;
6) Biasakan Sarapan;
7) Biasakan minum air putih yang cukup dan aman;
8 ) Biasakan membaca label pada kemasan pangan;
9) Cuci tangan pakai sabun dengan air bersih mengalir;
10) Lakukan aktivitas fisik yang cukup dan pertahankan berat badan normal
Riskesdas 2013 menunjukkan bahwa “stunting” pada Balita dan prevalensi Penyakit Tidak Menular (PTM) makin meningkat. Perhatian terhadap masalah gizi ganda juga perlu lebih ditingkatkan, disamping masih banyak yang kekurangan gizi, tmasalah gizi lebih juga meningkat. laporan Riskesdas 2013 sejumlah 32,9% wanita dewasa dan 19,7% pria dewasa mengalami obesitas (IMT >25,0) yang berisiko terhadap berbagai gangguan kesehatan atau penyakit.
Apakah kita sudah menerapkan Gizi Seimbang hari ini…? Makan beranekaragam, Hidup bersih dan sehat, lakukan aktifitas fisik dan pantau Berat Badan anda secara berkala agar tubuh sehat dan hidup kita akan lebih produktif
PGS yang baru ini dilengkapi pula dengan pesan visualisasi untuk konsumsi kita sehari-hari yang digambarkan “Tumpeng”, dan konsumsi makanan untuk sekali makan digambarkan “Piring makanku” panduan sekali makan.
kunjungi sumber aslinya untuk info lebih lengkapnya ya ? Terimakasih :)
http://gizi.depkes.go.id/pgs-2014-2